Mendeteksi Ketimpangan Sosial Melalui Penilaian Warga

Mendeteksi Ketimpangan Sosial Melalui Penilaian Warga

Penurunan ketimpangan merupakan salah satu prioritas pemerintah dalam membangun Indonesia. Untuk memperkuat upaya pengurangan ketimpangan di Tanah Air, pada tahun 2016, International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) atas dukungan Yayasan Tifa melakukan pengukuran penilaian penilaian warga mengenai ketimpangan sosial yang terjadi di Indonesia selama tahun 2015.

Survei yang dilakukan selama kurang lebih tiga bulan dengan mengambil sampel sebanyak 2010 responden di seluruh Indonesa itu menunjukkan bahwa warga menilai telah terjadi penurunan ketimpangan di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari menurunnya Indeks Ketimpangan dari 5.06 pada tahun 2014 menjadi 4 pada tahun 2015. Meski menurun, Indeks Ketimpangan tahun 2015 masih tinggi. Sebab, 77 persen dari total responden atau 7 dari 10 orang Indonesia masih mempersepsikan adanya ketimpangan setidaknya pada satu sektor.

Selain Indeks Ketimpangan, survei INFID tersebut juga mengungkapkan sejumlah aspek dan penyebab ketimpangan, serta langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengatasi ketimpangan berdasarkan penilaian warga.

Hasil survei ini diharapkan dapat menjadi acuan masyarakat dalam memantau upaya-upaya pemerintah mengurangi ketimpangan dan juga dapat membantu para pengambil kebijakan untuk merumuskan kebijakan dan program pengurangan ketimpangan yang lebih tepat sasaran.

Baca dan unduh hasil survei INFID tersebut yang dimuat di laporan ‰ÛÏMendeteksi Ketimpangan Sosial Melalui Penilaian Warga‰ dengan mengklik tautan ini.

div#stuning-header .dfd-stuning-header-bg-container {background-image: url(http://www.tifafoundation.org/wp-content/uploads/2014/04/Buku-INFID.png);background-size: cover;background-position: center center;background-attachment: scroll;background-repeat: no-repeat;}#stuning-header div.page-title-inner {min-height: 650px;}