Jogja Darurat Air: Laporan Amrta Institute untuk Hari Air Sedunia Tahun 2017

Cover Desa Situs Baru Demokrasi Lokal SIAP CETAK 22032017
Desa: Situs Baru Demokrasi Lokal
April 3, 2017
Buku Sumber KBB
Buku Sumber: Hak Atas Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan di Indonesia
Februari 21, 2017

Jogja Darurat Air: Laporan Amrta Institute untuk Hari Air Sedunia Tahun 2017

Laporan Jogja Darurat Air

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta adalah salah satu tujuan wisata terpopuler di Indonesia. Pada tahun 2015  saja, 4.2 juta orang datang berwisata ke Kota Pelajar, 300 ribu di antaranya adalah wisatawan asing.

Karena besarnya minat wisatawan berkunjung ke DI Yogyakarta, pemerintah setempat menganggap perlu menambah jumlah hotel dan apartemen demi mempermudah dan menambah kenyamanan para pelancong. Namun, pembangunan hotel dan apartemen di provinsi yang terletak di selatan Pulau Jawa itu justru dilakukan tanpa memerhatikan lokasi, keberadaan, dan kebutuhan warga. Eksploitasi air yang dilakukan oleh hotel dan apartemen mengancam keberadaan sumber air warga. Bahkan kini, sudah banyak warga yang mengeluh karena sumur mereka mengering.

Untuk menelurusi dan membongkar persoalan air di Yogyakarta, Amrta Institute didukung Yayasan Tifa melakukan penelitian mengenai dampak keberadaan hotel dan apartemen yang kian menjamur di kota ini. Bagaimana sebenarnya gambaran dampak pembangunan hotel dan apartemen terhadap kehidupan warga? Bagaimanakah potret krisis air di Kota Yogyakarta? Baca selengkapnya di Laporan Amrta Institute untuk Hari Air Sedunia Tahun 2017 di tautan berikut ini.