Rekonstruksi Sosial Korban Tragedi Nasional 1965 di Solo, Pati, dan Bali

Rekonstruksi Sosial Korban Tragedi Nasional 1965 di Solo, Pati, dan Bali

Sejak tahun 2000, Institut Sejarah Sosial Indonesia (ISSI) melakukan penelitian mengenai pengalaman dan penderitaan para korban Peristiwa Kekerasan Tahun 1965 beserta keluarganya. Penelitian itu diberi tajuk Tahun yang Tak Pernah Berakhir (TYTPB).

Atas dukungan Yayasan Tifa, ISSI kembali melakukan penelitian lanjutan TYTPB. Kali ini, ISSI memfokuskan penelitiannya pada pengalaman para korban Tragedi Pembantaian Tahun 1965 dalam membangun kembali relasi sosial mereka yang sempat hancur dan mengabdikan diri di masyarakat hingga dapat kembali diterima sepenuhnya.

Menurut penelitian ISSI yang dilakukan di tiga daerah yaitu Kota Solo, Kabupaten Pati, dan Provinsi Bali tersebut, ditemukan bahwa para korban telah berhasil merekonstruksi kehidupan mereka meski masih ada yang mendapat tekanan dari pemerintah dan aparat keamanan. Selain membahas proses rekonstruksi sosial para korban di tiga wilayah itu, dalam buku ini ISSI juga memaparkan kerusakan relasi sosial mereka akibat peristiwa kelam pada tahun 1965.

Hal positif apa saja yang telah dilakukan oleh para penyintas Tragedi Pembantaian Tahun 1965 hingga mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat? Diskriminasi apa saja masih diterima mereka dari Negara? Baca kisah mereka selengkapnya di Buku Rekonstruksi Sosial Korban Tragedi Nasional 1965 di Solo, Pati dan Bali di tautan berikut ini.

div#stuning-header .dfd-stuning-header-bg-container {background-image: url(http://www.tifafoundation.org/wp-content/uploads/2016/08/ISSI-Rekonstruksi-Sosial-Korban-Tragedi-65.png);background-size: cover;background-position: center center;background-attachment: scroll;background-repeat: no-repeat;}#stuning-header div.page-title-inner {min-height: 650px;}